12 April 2024
Dibaca: 188
0 0
Waktu Baca:1 Menit, 10 Detik

Selain mobil, Toyota juga mengembangkan produk lainnya seperti truk, bus, alat berat, dan mesin industri. Perusahaan ini juga memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi, termasuk Toyota Research Institute dan Toyota AI Ventures.

Pada tahun 2008, Toyota mengalami krisis karena masalah kualitas dan masalah pengembalian produk yang menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan. Namun, Toyota berhasil bangkit dari krisis tersebut dengan menerapkan standar kualitas yang lebih ketat dan meningkatkan fokus pada pengembangan teknologi mobil ramah lingkungan.

Toyota juga memainkan peran penting dalam pengembangan kendaraan listrik dan mobil hybrid. Pada tahun 2012, Toyota mengeluarkan model hybrid baru, Toyota Camry Hybrid, yang menjadi mobil hybrid terlaris di Amerika Serikat. Pada tahun 2015, Toyota juga mengeluarkan model mobil listrik, Toyota RAV4 EV.

Selain itu, Toyota juga memainkan peran penting dalam pengembangan teknologi otomotif yang lebih canggih, seperti kendaraan tanpa pengemudi (self-driving cars) dan teknologi konektivitas (connected cars) melalui program-program R&D dan investasi dalam start-up yang bergerak dalam bidang tersebut.

Pada tahun 2020, Toyota mengumumkan rencana untuk mencapai net zero emissions pada tahun 2050. Hal ini dilakukan dengan memperluas jangkauan model hybrid dan listrik serta meningkatkan kapasitas produksi baterai.

Toyota saat ini diakui sebagai salah satu perusahaan otomotif terbesar di dunia dengan pangsa pasar yang luas dan jangkauan global. Perusahaan ini terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan pasar dan teknologi untuk memberikan produk yang berkualitas dan ramah lingkungan bagi konsumen di seluruh dunia.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *